Ayo nglestarekno Budoyo Jowo ben ora ilang Soko Bumi Nusantoro


Pembagian Sifat Jujur Menurut Imam al-Gazali

Saya sempat kaget ketika melihat tulisan ini yang semula berbentuk draft entah kenapa berpindah ke sisi publish. Tentu saja tidak ada kata-kata yang melekat.

Mungkin karena tergesa-gesa ditambah keyboard sedang mecetat salah satunya. Terpaksa deh aku bubuhi tulisan biar tidak kosong mlompong. Bayangkan saja, judul saja tidak ada.

Jelas kepencet tadi. Soalnya tergesa-gesa mengejar ada pekerjaan mendadak yang harus itu saya datangi. Kalau tidak segera datang, bos bisa ngomel tidak karuan.


Sifat jujur adalah sifat yang sangat disukai oleh semua orang, bajkan Nabi Muhammad SAW sendiri menekankan agar selalu bersikap jujur kepada siapapun.

Menurut imam al-Gazali, sifat jujur dibagi menjadi tiga bagian.

1. Jujur dalam niat atau berkehendak.
Tiada dorongan bagi seseorang dalam segala tindakan dan gerakannya selain dorongan karena Allah SWT.

2. Jujur dalam perkataan (lisan).
Setiap orang harus dapat memelihara perkataannya, ia tidak berkata-kata kecuali dengan jujur.

3. Jujur dalam perbuatan.
Beramal dengan sungguh sehingga perbuatan zahirnya tidak menunjukjan sesuatu yang ada dalam batinnya dan menjadi tabiat bagi dirinya.

Itulah tiga kelompok sifat jujut.
Ingat bahwa kejujuran merupakan fondasi atas tegaknya suatu nilai-nilai kebenaran karena jujur identik dengan kebenaran.
Tag : Berita
3 Komentar untuk "Pembagian Sifat Jujur Menurut Imam al-Gazali"

aih.. ini mah postingan iklan atuh akang... :)

setuju bro.. jujur mencerminkan jati diri yang sebenarnya.

Tiga poin itu harus ada dalam diri saya. Lagi berusaha menjadi orang jujur seutuhnya.

Back To Top