Apa itu tembung Camboran? Tembung camboran dalam bahasa Indonesia disebut juga dengan kata majemuk. Yaiku tembung loro utawa luwih sing di rangkep dadi siji.
Tembung camboran atau kata majemuk adalah dua buah kata atau lebih yang digabung menjadi satu. Tembung camboran dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Tunggal.
2. Wudhar.
Berikut ini contoh-contohnya.
1. Camboran Tunggal.
Contohnya:
- semarmendem.
- nagasari.
- daramuluk.
- ulerkembang.
2. Camboran Wudhar.
Contohnya:
- meja tulis.
- gedhang goreng.
- gedhe cilik.
- lara lapa.
Itulah yang dinamakan dengan tembung camboran dalam bahasa Jawa disertai dengan contohnya.
Tembung camboran atau kata majemuk adalah dua buah kata atau lebih yang digabung menjadi satu. Tembung camboran dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Tunggal.
2. Wudhar.
Berikut ini contoh-contohnya.
1. Camboran Tunggal.
Contohnya:
- semarmendem.
- nagasari.
- daramuluk.
- ulerkembang.
2. Camboran Wudhar.
Contohnya:
- meja tulis.
- gedhang goreng.
- gedhe cilik.
- lara lapa.
Itulah yang dinamakan dengan tembung camboran dalam bahasa Jawa disertai dengan contohnya.
Tag :
Kamus Jawa

5 Komentar untuk "2 Macam Tembung Camboran serta Contoh"
Xixixi aku ngga paham apa yang dimaksud dengan tembung Camboran krn saat sekolah dulu entah mungkin udah lupa pernah diajarin belum 😁
Tapi skr aku jadi tau berkat artikel mas Awan ini.
Jadi belajar bahasa indonesia lagi ini, kata tunggal dan majemuk ternyata pemnbahasannya
Baru tau toh ternyata ada macam2 macam tembung camboran yaaa... Weleh2 mesti banyak belajar nih kang mas.. Hehehe ulasan yang menarik
Kata majemul maksudnya ternyata. Saya baru tahu itu kata atau istilah camboran.
Oh kalimat majemuk dalam bahasa Jawa nya tembung camboran, ini sangat membantu terutama saya yang bukan asli Jawa tapi tinggal di lingkungam orang jawa
saya cuma bisa berbucara dalam bahasa jawa sedikit-sedikit untuk mengimbangi pergaulan saya
ada yang sering saya sebutkan dan saya suka banget dengan kalimat ini "nyuwon sewu"
terima kasih
"Silakan berkomentar dengan santun dan bijak. Diskusi yang sehat dimulai dari hati yang lapang. Mohon jangan menyertakan link aktif di kolom komentar untuk menjaga kenyamanan bersama."