🔥 CATATAN PENTING DARI ADMIN (Update Agustus 2026):Artikel ini pertama kali saya tulis bertahun-tahun lalu dan alhamdulillah pernah membantu banyak pelajar. Matur nuwun!Supaya tetap menjadi rujukan terlengkap, artikel ini saya perbarui dengan arti lengkap, kata dasar, tingkat tutur (ngoko-krama-krama inggil), tuladha ukara (contoh kalimat), dan perbedaan dengan "atur-atur" yang sering tertukar. Monggo disimak!
| "Diaturi: kata kecil yang menunjukkan unggah-ungguh. 🤍" |
📖 Arti diaturi: Jawaban Singkat
Diaturi tegesipun disuruh utawa diminta nindakake siji prekara
.
Kata ini adalah bentuk krama inggil (bahasa Jawa paling halus) — jadi hanya dipakai untuk menghormati orang yang lebih tua atau lebih tinggi statusnya.
Contoh paling sederhana:
- "Bapak diaturi rawuh." → "Bapak disuruh datang."
🔍 Kata Dasar & Bentuk Turunan
Diaturi berasal dari kata dasar "atur" yang dalam konteks ini berarti menyuruh, meminta, atau mengundang
.
Bentuk-bentuknya dalam berbagai tingkat tutur:
Catatan penting: "Diaturi" hanya dipakai ketika pelakunya adalah orang yang kita hormati (orang tua, guru, atasan). Jangan pakai "diaturi" kalau pelakunya teman sebaya atau anak kecil — itu berlebihan dan terdengar aneh.
✍️ Tuladha Ukara (Contoh Kalimat)
Contoh 1: Disuruh Datang
Bahasa Jawa: "Bapak diaturi rawuh ing kantor."
Artinya: Bapak disuruh datang ke kantor.
Konteks: Bapak mendapat perintah/undangan untuk datang ke kantor.
Artinya: Bapak disuruh datang ke kantor.
Konteks: Bapak mendapat perintah/undangan untuk datang ke kantor.
Contoh 2: Diminta Hadir di Acara
Bahasa Jawa: "Bapak tindak Solo, amargi Bapak diaturi rawuh wonten ing Kraton Surakarta."
Artinya: Bapak pergi ke Solo, karena Bapak diminta hadir di Kraton Surakarta.
Konteks: Bapak diundang/diminta hadir di acara resmi di kraton.
Artinya: Bapak pergi ke Solo, karena Bapak diminta hadir di Kraton Surakarta.
Konteks: Bapak diundang/diminta hadir di acara resmi di kraton.
Contoh 3: Disuruh Melakukan Sesuatu
Bahasa Jawa: "Kula diaturi ibu tumbas sayuran ing pasar."
Artinya: Saya disuruh ibu membeli sayuran di pasar.
Konteks: Ibu meminta saya membeli sayuran.
Artinya: Saya disuruh ibu membeli sayuran di pasar.
Konteks: Ibu meminta saya membeli sayuran.
Contoh 4: Diundang ke Hajatan
Bahasa Jawa: "Simbah diaturi rawuh ing hajatanipun Bu RT."
Artinya: Nenek diundang hadir di hajatan Bu RT.
Konteks: Nenek mendapat undangan untuk hadir di acara.
Artinya: Nenek diundang hadir di hajatan Bu RT.
Konteks: Nenek mendapat undangan untuk hadir di acara.
⚠️ Awas Tertukar: "Diaturi" vs "Atur-atur"
Banyak pelajar yang tertukar antara "diaturi" dan "atur-atur". Padahal artinya beda jauh!
Diaturi = Disuruh / Diminta
Kata kerja pasif. Artinya seseorang disuruh/diminta melakukan sesuatu.
Contoh: "Aku diaturi ibu." (Aku disuruh ibu.)
Atur-atur = Undangan Lisan (Tradisi)
Kata benda. Ini adalah tradisi mengundang orang secara lisan dari rumah ke rumah untuk acara kenduri, syukuran, atau hajatan
.
Contoh: "Mangke sonten kula badhe atur-atur kangge kenduri." (Nanti sore saya akan mengundang untuk kenduri.)
Tips mengingat:
- Diaturi = kata kerja pasif (disuruh)
- Atur-atur = kata benda (tradisi mengundang)
📋 Tabel Perbandingan Lengkap
💡 Tips Menggunakan "Diaturi" dengan Benar
- Gunakan hanya untuk orang yang dihormati — orang tua, guru, atasan, atau orang yang lebih tua.
- Jangan pakai untuk teman sebaya atau anak kecil — gunakan "dikongkon" (ngoko) atau "dijaluki" (krama) sebagai gantinya.
- Perhatikan konteksnya — "diaturi" bisa berarti "disuruh" atau "diundang" tergantung situasi. Kalau konteksnya acara resmi, biasanya berarti "diundang".
- Bedakan dengan "atur-atur" — kalau yang dimaksud adalah tradisi mengundang orang ke hajatan, gunakan "atur-atur", bukan "diaturi".
💭 Renungan Penjaga Warung
Di warung saya, kata "diaturi" sering saya dengar dari pelanggan yang sopan:
"Mas, kula diaturi ibu tumbas gula." (Mas, saya disuruh ibu beli gula.)
Atau dari orang tua yang bercerita:
"Aku diaturi anakku rawuh ing wisudane." (Aku diminta anakku hadir di wisudanya.)
Kata ini menunjukkan kehalusan budi orang Jawa — bahkan ketika menyuruh atau meminta, ada cara yang lebih sopan dan menghormati. Tidak langsung "kongkon" (kasar), tapi "diaturi" (halus).
💡 Penutup: Kata Kecil, Makna Besar
"Diaturi" bukan sekadar kata — ini adalah cerminan unggah-ungguh (tata krama) orang Jawa. Cara kita berbicara menunjukkan cara kita menghormati orang lain.
Sugeng sinau, adik-adik! Semoga artikel ini membantu kalian memahami dan menggunakan "diaturi" dengan benar. 🤍
🙏 Catatan Rendah Hati dari Admin: Admin blog ini bukan guru bahasa Jawa dan bukan ahli sastra. Saya hanyalah penjaga toko yang belajar dari buku-buku lama dan sesepuh. Jika para guru atau teman-teman yang lebih paham menemukan kekeliruan, mohon sudi mengoreksi dengan lembut di kolom komentar. Matur nuwun!
📖 KAMUS KECIL
- Diaturi = disuruh / diminta (krama inggil)
- Atur = kata dasar, artinya menyuruh / meminta / mengundang
- Ngaturi = menyuruh / mengundang (bentuk aktif)
- Atur-atur = tradisi mengundang orang secara lisan ke hajatan
- Krama inggil = bahasa Jawa paling halus, untuk menghormati orang yang lebih tua/tinggi
- Unggah-ungguh = tata krama dalam berbicara bahasa Jawa
Misal kalimat berikut:
"Bapak diaturi rawuh."
Artine: Bapak disuruh hadir.
Rawuh artine hadir.
Krama Inggil Tingkat Tinggi
Sebuah kata atu kalimat yang digunakan oleh orang jawa yang tujuannya mengundang seseorang untuk menghadiri suatu acara dan sering dikaitkan dengan acara selamatan. Tentu diaturi ini jenis kata tingkat tinggi halusnya atau krama inggil tingkat tinggi.
"Diaturi" bukan sekadar kata dalam bahasa Jawa. Ia adalah cerminan dari kearifan lokal yang mengajarkan kita tentang seni menghormati sesama, menjaga keselarasan sosial, dan berkomunikasi dengan penuh kebijaksanaan. Di balik kesederhanaan katanya, tersimpan kekayaan nilai budaya yang patut kita lestarikan sebagai warisan leluhur yang tak ternilai harganya.
"Diaturi" bukan sekadar kata dalam bahasa Jawa. Ia adalah cerminan dari kearifan lokal yang mengajarkan kita tentang seni menghormati sesama, menjaga keselarasan sosial, dan berkomunikasi dengan penuh kebijaksanaan. Di balik kesederhanaan katanya, tersimpan kekayaan nilai budaya yang patut kita lestarikan sebagai warisan leluhur yang tak ternilai harganya.
Artikel lainnya tentang diaturi adalah:
Tag :
Kamus Jawa
------------
------------
0 Komentar untuk "Arti Diaturi dalam Bahasa Jawa: Disuruh atau Diminta [UPDATE 2026 + Contoh Kalimat]"
"Silakan berkomentar dengan santun dan bijak. Diskusi yang sehat dimulai dari hati yang lapang. Mohon jangan menyertakan link aktif di kolom komentar untuk menjaga kenyamanan bersama."