Kemarin sore bersilaturrahmi ke rumahnya kang Pandhi.
Singkat cerita, istrinya bilang kalau kang Pandhi sedang membakar batu bata di belakang rumahnya agak jauh.
Namanya saja juga orang desa, kebanyakan tanahnya luas meski rumahnya sangat sederhana.
Nah, aku datangi dia di belakang, oh ternyata kang Pandhi sedang membakar batu batu, ngebong boto sebanyak 5 ribu buah.
Naas...rupanya seperempat pondasi batu bata sebelah timur kurang kuat, dan akhirnya roboh.
Kasihan kang Pandhi.
Singkat cerita, istrinya bilang kalau kang Pandhi sedang membakar batu bata di belakang rumahnya agak jauh.
Namanya saja juga orang desa, kebanyakan tanahnya luas meski rumahnya sangat sederhana.
Nah, aku datangi dia di belakang, oh ternyata kang Pandhi sedang membakar batu batu, ngebong boto sebanyak 5 ribu buah.
Naas...rupanya seperempat pondasi batu bata sebelah timur kurang kuat, dan akhirnya roboh.
Kasihan kang Pandhi.
Tag :
Ngomong
------------
------------
0 Komentar untuk "Kasihan Kang Pandhi"
"Silakan berkomentar dengan santun dan bijak. Diskusi yang sehat dimulai dari hati yang lapang. Mohon jangan menyertakan link aktif di kolom komentar untuk menjaga kenyamanan bersama."