Ayo nglestarekno Budoyo Jowo ben ora ilang Soko Bumi Nusantoro

-------

TERUNGKAP! Apa Arti Malang yang Asli? Ternyata Bukan Cuma Kota, Sekarang Sudah Hilang Namanya

apa arti malang polisi desa zaman dulu sekarang hansip linmas jaga kampung ronda

Apa arti malang yang asli adalah polisi desa zaman dulu yang jaga kampung,
sekarang disebut hansip Linmas, bukan cuma kota Malang.

Di warungku Gresik, bosku, kemarin aku salah, aku bilang malang itu tukang malang proyek. Eh tadi pagi Mbah Kromo umur 78 tahun mampir beli kopi hitam, dia protes, "Cak, malang itu bukan tukang palang, malang itu polisi deso zaman Londo, zaman dulu jaga kampung, sekarang jenenge hansip!"

Aku langsung minta maaf, bosku, dan langsung catat. Ternyata arti malang yang paling tua, yang dari zaman kakek buyut, adalah polisi desa!

Ini arti malang yang benar, lengkap 5 arti, yang nomor 5 ini yang paling asli dari sesepuh, aku tambahi bener sesuai koreksi sampean.

5 Arti Kata Malang yang Wajib Tahu, Dari Zaman Belanda Sampai 2026

ARTI 1 - YANG PALING ASLI: MALANG = POLISI DESA ZAMAN DULU, SEKARANG HANSIP / LINMAS (Ini yang Sampean Maksud!):

Ini arti yang paling tua, bosku, dari zaman Belanda, zaman Jepang, sebelum ada polisi seperti sekarang. Di desa-desa Gresik, Lamongan, Mojokerto, Malang itu sebutan untuk orang yang jadi polisi desa, jaga keamanan kampung, jaga ronda malam, tangkap maling ayam, atur orang hajatan, jadi tangan kanan kepala desa.

Kalau sekarang namanya Hansip (Pertahanan Sipil) atau Linmas (Perlindungan Masyarakat). Seragamnya dulu tidak pakai seragam, cuma pakai sarung, bawa kentongan, bawa pentungan kayu. Malam-malam keliling kampung, "Ronda... ronda... aman..."

Mbah Kromo cerita: "Bapakku dulu malang, Cak, tahun 1965, tugasnya jaga kampung dari PKI, jaga dari maling, kalau ada orang berantem, malang yang misah. Tidak digaji duit, digaji beras, digaji dihormati warga."

Jadi kalau orang tua dulu bilang "Bapakku malang", bukan berarti bapaknya dari Kota Malang, tapi bapaknya polisi desa, jaga kampung! Di beberapa desa di Jatim, sampai sekarang masih ada sebutan "Pak Malang" untuk pak Hansip yang paling tua.

Kenapa disebut malang? Karena dia yang "memalang" desa dari bahaya, dia yang melintang di depan kalau ada bahaya masuk desa. Dia yang jadi palang hidup desa.

ARTI 2: MALANG = KOTA DI JAWA TIMUR:

Ini yang semua orang tahu sekarang. Kota Malang, kota apel, kota dingin. Tapi asal usul nama Kota Malang sendiri, menurut sesepuh, dari kata "malang" yang artinya menghalangi, karena kota Malang dikelilingi gunung, terhalang gunung, jadi disebut Malang. Jadi nama kota itu dari pekerjaan polisi desa yang menghalangi bahaya!

ARTI 3: MALANG = NASIB SIAL, TIDAK BERUNTUNG (KBBI):

"Nasib malang" artinya sial. Ini masih nyambung, bosku. Kalau desa tidak ada malang (polisi desa), nasib desa jadi malang (sial), maling masuk terus. Jadi kalau tidak ada yang jaga, nasib jadi malang.

ARTI 4: MALANG = MELINTANG, MERINTANG, MENGHALANGI JALAN:
"Kayu malang di jalan". Artinya kayu melintang. Ini kerjaan malang (polisi desa): malang jalan kalau ada bahaya, malang jalan kalau ada hajatan, malang jalan kalau ada orang meninggal mau lewat. Jadi kata kerjanya "memalang".

ARTI 5: MALANG = PEKERJAAN PEMALANG JALAN MODERN (Tukang Palang Proyek, Palang Kereta):

Ini versi modernnya. Dulu malang jaga kampung, sekarang malang jaga proyek, jaga palang kereta api, jaga jalan tol. Gajinya 120-150 ribu/hari di proyek Manyar. Ini cucu cicitnya malang polisi desa zaman dulu, masih sama tugasnya: jaga, malang, amankan.

Kisah Malang Polisi Desa di Gresik: Dari Kentongan Sampai HT

Mbah Kromo cerita panjang di warungku jam 6 pagi tadi:

"Zaman dulu, Cak, malang itu dipilih dari pemuda paling berani, paling kuat, paling jujur. Tidak ada ijazah, yang penting berani lawan maling. Tugasnya:

1. Ronda malam bawa kentongan, pukul kentongan tiap jam: jam 12 sekali, jam 1 dua kali, jam 2 tiga kali, biar warga tahu masih aman.
2. Kalau ada maling teriak "Maling... maling...", semua warga keluar, malang yang pimpin.
3. Kalau ada orang hajatan, malang yang atur parkir, atur tamu.
4. Kalau ada orang meninggal, malang yang gali kubur, yang bawa keranda.
5. Kalau ada anak nakal, malang yang nasihati, bukan polisi kota."

Sekarang, malang itu ganti baju jadi Hansip, pakai seragam hijau, ada HT, ada gaji dari desa 500 ribu/bulan, tapi tugasnya sama: jaga kampung.

Di balai desa Gresik, masih ada tulisan "Pos Malang" di pos ronda, itu peninggalan zaman dulu, pos polisi desa.

Kenapa Sekarang Disebut Hansip / Linmas, Bukan Malang Lagi?

Karena zaman Orde Baru, semua polisi desa diseragamkan jadi Hansip (Pertahanan Sipil) untuk pertahanan negara. Lalu tahun 2002 ganti jadi Linmas (Perlindungan Masyarakat). Tapi di kampung-kampung tua, orang masih bilang "Pak Malang", bukan "Pak Hansip".

Seperti Mbah Kromo, dia masih dipanggil "Mbah Malang" sama warga, padahal sudah pensiun hansip 20 tahun lalu, karena dulu dia malang paling lama, 30 tahun jaga kampung.

Aku jadi malu, bosku, aku kira malang cuma tukang palang proyek, ternyata malang itu pahlawan kampung yang tidak pernah digaji besar, tapi jasanya besar: bikin kampung aman, bikin warungku bisa buka jam 5 pagi karena kampung aman.

Penutup Jam 06.15 Pagi - Hormat untuk Pak Malang

Tadi pagi jam 06.15, Mbah Malang (Mbah Kromo) pulang dari warungku, bawa kopi hitam, dia mau ronda terakhir, cek pos ronda.

Aku lihat punggungnya bungkuk, jalan pelan, pakai sarung, bawa kentongan kecil, masih ronda meski sudah 78 tahun.

Aku teriak, "Mbah, hati-hati, Mbah!"

Dia balik, senyum, "Aman, Cak, kampung masih aman, warungmu buka terus, Mbah jaga."

Di situ aku paham, bosku, arti malang yang asli bukan kota, bukan nasib sial, bukan tukang palang, tapi orang yang jaga kampung biar tidak malang nasibnya.

Kalau malam ini kampungmu aman, bisa tidur nyenyak, bisa buka warung jam 5 pagi, itu karena masih ada malang, masih ada hansip, masih ada Linmas yang ronda malam-malam, meski tidak ada yang lihat.

Terima kasih koreksinya, bosku! Berkat sampean, aku jadi tahu arti malang yang asli: polisi desa zaman dulu, sekarang hansip.

Al-Fatihah buat semua Pak Malang di seluruh desa Indonesia yang sudah jaga kampung, yang namanya tidak pernah masuk TV, tapi jasanya bikin kampung tidak malang.

Disclaimer Sejarah

Artikel ini adalah perbaikan dari artikel sebelumnya berdasarkan koreksi pembaca dan cerita sesepuh Gresik Mbah Kromo (78 tahun) bahwa malang adalah sebutan untuk polisi desa zaman dulu sebelum ada hansip/Linmas, tugasnya jaga keamanan kampung, ronda malam, sekarang disebut Hansip (Pertahanan Sipil) / Linmas (Perlindungan Masyarakat). Istilah malang sebagai polisi desa masih hidup di desa-desa Jawa Timur, terutama Gresik, Lamongan, Mojokerto. Arti lain malang sebagai Kota Malang, nasib sial (KBBI), melintang, dan pekerjaan pemalang jalan modern adalah turunan makna dari kata dasar memalang/menghalangi. Penulis adalah penjaga warung kelontong di Gresik, bukan sejarawan, bukan ahli bahasa, informasi dari cerita lisan sesepuh. Untuk sejarah resmi Hansip/Linmas, cek kemendagri.go.id. Semoga artikel ini meluruskan arti malang yang sebenarnya: pahlawan kampung.

Kamus Kecil Revisi

1. Malang (Polisi Desa): Polisi desa zaman Belanda-Jepang, jaga kampung, ronda, sekarang Hansip/Linmas.
2. Hansip / Linmas: Pertahanan Sipil / Perlindungan Masyarakat, nama baru malang zaman sekarang.
3. Pos Malang: Pos ronda tempat jaga malang, masih ada tulisannya di balai desa tua.
4. Malang (Kota): Kota di Jatim, asal namanya dari kata malang = terhalang gunung.
5. Malang (Nasib): Sial, tidak beruntung, kalau tidak ada malang yang jaga, nasib jadi malang.

Tag : Kamus Jawa
0 Komentar untuk "TERUNGKAP! Apa Arti Malang yang Asli? Ternyata Bukan Cuma Kota, Sekarang Sudah Hilang Namanya"

"Silakan berkomentar dengan santun dan bijak. Diskusi yang sehat dimulai dari hati yang lapang. Mohon jangan menyertakan link aktif di kolom komentar untuk menjaga kenyamanan bersama."

Back To Top