Ayo nglestarekno Budoyo Jowo ben ora ilang Soko Bumi Nusantoro

14 Nama Lain Kata "Mati" - Dalam Basa Jawa

Semua yang hidup akan merasakan mati. Mati tak dapat dihindari oleh makluk hidup. Makanya kita harus mencari amal kebajikan sebanyak-banyaknya untuk bekal hidup setelah mati.
Bahasa Jawa memiliki kekayaan kosakata yang luar biasa, terutama dalam hal menyebut kematian. Tidak seperti bahasa Indonesia yang cenderung menggunakan satu kata umum "mati" atau "meninggal", bahasa Jawa memiliki belasan istilah berbeda untuk menggambarkan peristiwa kematian. Fenomena ini bukan sekadar variasi linguistik, melainkan cerminan dari filosofi hidup masyarakat Jawa yang mendalam.

Nama lain mati dalam bahasa Jawa yang terkenal adalah seda, tinggal donya, tilar donya. Setiap kali ada tetangga kita yang dipanggil Tuhan, seketika itu juga kita ingat akan kematian.


Namun setelah selang beberapa waktu, biasanya manusia mulai lupa bahwa dia akan mati. Dan hal tersebut telah disinggung dalam ayat Al Qur'an.

Berikut ini nama lain kata "mati" dalam basa Jawa.

1. seda.
2. palastra.
3. pralaya.
4. lena.
5. antaka.
6. lalis.
7. ngemasi.
8. lampus.
9. layon,
10. mancal donya,
11. puput yuswa,
12. tinggal donya.
13. murud.
14. padhem.

itu dia kata lain dari mati atau wafat.

Kekayaan istilah kematian dalam bahasa Jawa—dari seda, palastra, pralaya, hingga tilar donya—adalah bukti nyata kedalaman filosofi hidup masyarakat Jawa. Setiap kata membawa makna, nuansa, dan tingkat penghormatan yang berbeda.
Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, penting bagi generasi muda untuk tetap mempelajari dan melestarikan warisan linguistik ini. Bukan hanya untuk menjaga bahasa tetap hidup, tetapi juga untuk mempertahankan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya: rasa hormat, kepekaan sosial, dan pemahaman mendalam tentang makna kehidupan dan kematian.
Seperti kata pepatah Jawa: "Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti"—kekuasaan dan kemegahan dunia akhirnya lenyap juga. Yang abadi adalah nilai-nilai luhur yang kita wariskan.

Artikel serupa:'
Tag : Kamus Jawa
Back To Top