Absen dalam bahasa Jawa secara harfiah tetap menggunakan istilah serapan "absen" (ngoko) atau "mabsen" (krama), namun proses pengecekan kehadiran sering disebut ngabsen atau presensi.
Dalam konteks sekolah/kantor, jawaban absen menggunakan "Kula" (saya) atau "Wonten" (ada/hadir) untuk bentuk krama yang halus.
Tag :
pengetahuan