Bahasa Jawa berat atau formal sering menggunakan tingkat Krama Inggil/Alus, yang mengutamakan kesopanan tinggi (andhap asor).
Dalam konteks ini, kata "berat" diartikan sebagai awrat (krama) atau abot (ngoko/sehari-hari).
Bahasa ini sering dipakai dalam acara resmi, berbicara dengan orang tua, atau lingkungan keraton.
Tag :
pengetahuan