Ayo nglestarekno Budoyo Jowo ben ora ilang Soko Bumi Nusantoro

Apa Bahasa Jawanya Tusuk Konde

Sby, Juli 2026
Bahasa Jawa dikenal kaya dengan kosakata yang sarat makna, termasuk dalam menamai benda-benda tradisional sehari-hari. 
Salah satu aksesoris tradisional yang memiliki sebutan khusus dalam bahasa Jawa adalah tusuk konde perhiasan rambut yang tak hanya berfungsi praktis, tetapi juga menyimpan nilai filosofis dan estetika budaya Jawa.

Bahasa Jawa dari Tusuk Konde

Dalam bahasa Jawa, tusuk konde disebut "susuk". Kata ini merujuk pada tusuk sanggul atau peniti rambut yang digunakan untuk menata dan menghiasi rambut.
Selain "susuk", terdapat juga istilah "cunduk" yang berarti tusuk atau jepit rambut. Untuk hiasan rambut yang lebih khusus dan ornamental, dikenal istilah "cunduk mentul"—tusuk sanggul yang bergoyang-goyang (mentul-mentul) mengikuti gerakan kepala pemakainya.
Bahasa Jawanya adalah:
* Cundhuk, susuk
* Sangsangan
Bahasa jawa ngokonya cundhuk juga dalam krama madya. Sedangkan kalau dalam bahasa jawa krama inggil disebut "Sangsangan".
Pesan Akhir
Tusuk konde dalam bahasa Jawa—yang disebut "susuk" untuk versi sederhana dan "cunduk mentul" untuk versi pengantin—adalah lebih dari sekadar aksesoris rambut. Ia adalah simbol kecantikan, spiritualitas, dan identitas budaya Jawa yang telah bertahan berabad-abad.
Setiap goyangan "mentul" pada cunduk mentul bukan sekadar gerakan estetis, melainkan pengingat akan nilai-nilai luhur: keselarasan dengan alam, hubungan dengan Sang Pencipta, dan keanggunan budi pekerti.
Dengan melestarikan penggunaan dan pemahaman tentang tusuk konde tradisional ini, kita turut menjaga warisan budaya yang tak ternilai harganya untuk generasi mendatang. Seperti kata pepatah Jawa: 
"Ajining dhiri gumantung saka busana lan tata krama"—harga diri seseorang tercermin dari penampilan dan perilakunya.
Mari lestarikan kekayaan bahasa dan budaya Jawa untuk Indonesia yang lebih bangga dengan identitasnya!
Ada tidak pendapat lainnya tentang tusuk konde ini.
Tag : Kamus Jawa
Back To Top